Pandai : Jurnal Pendidikan
https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai
<p>Pandai : <strong>ISSN : 3110-3287, </strong>Education Journal is a scientific publication containing articles on research, studies, and analysis in the field of education. The journal aims to serve as a platform for disseminating information, ideas, and concepts related to developments in educational science, both in general and in specific areas such as elementary education, Indonesian language, or learning.</p>LPPM Institut Islam Al-Mujaddid Sabaken-USPandai : Jurnal PendidikanRefleksi Konsep Pendidikan Islam dalam Filsafat Pendidikan: Sebuah Analisis Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis
https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai/article/view/233
<p>Pendidikan Islam, dengan akar-akar yang kokoh dalam wahyu dan tradisi intelektual yang kaya, menawarkan paradigma yang berbeda dan komprehensif dibandingkan dengan filsafat pendidikan sekuler kontemporer. Makalah ini bertujuan untuk melakukan refleksi mendalam terhadap konsep-konsep kunci pendidikan Islam melalui lensa filsafat pendidikan, khususnya menyoroti dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologisnya. Analisis ini menunjukkan bahwa konsep Tawhid (keesaan Tuhan) merupakan fondasi utama yang membentuk seluruh bangunan filsafat pendidikan Islam, memengaruhi pemahaman tentang realitas (ontologi), sumber dan hakikat pengetahuan (epistemologi), serta nilai-nilai dan tujuan pendidikan (aksiologi). Hasil refleksi ini menegaskan bahwa pendidikan Islam berorientasi pada pembentukan insan kamil (manusia paripurna) yang memiliki keselarasan antara spiritualitas, intelektualitas, dan moralitas, serta relevan untuk mengatasi tantangan pendidikan modern</p>Achmad Zidan ZulfaNano RomansyahTriyana Wulandari
##submission.copyrightStatement##
2025-08-172025-08-171119Pendidikan Islam Indonesia: Transformasi Lembaga dan Kurikulum
https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai/article/view/234
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi historis pendidikan Islam di Indonesia, dengan fokus khusus pada evolusi lembaga dan kurikulum dari masa kolonial Belanda hingga era Reformasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah, studi ini menelusuri bagaimana kebijakan politik, tekanan sosial, dan dinamika keagamaan membentuk wajah pendidikan Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak statis; ia mengalami proses adaptasi, formalisasi, dan integrasi yang kompleks. Pada era kolonial, sistem pesantren yang otonom mulai berinteraksi dengan model pendidikan Barat. Pasca-kemerdekaan, upaya integrasi melalui kebijakan seperti madrasah dan UU No. 2/1989 berusaha menyelaraskan dikotomi antara ilmu agama dan umum. Puncaknya pada era Reformasi, dengan otonomi daerah dan UU No. 20/2003, pendidikan Islam mencapai posisi setara dalam sistem pendidikan nasional, meski tantangan seperti kualitas guru, standarisasi, dan radikalisme tetap menjadi pekerjaan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendidikan Islam merupakan cerminan dari perjuangan identitas dan modernisasi umat Islam Indonesia.</p>Naswa Alifia AzzahraRia Astuti SafitriHasna Dewi
##submission.copyrightStatement##
2025-08-172025-08-17111017Paradigma Pendidikan Islam dalam Arus Modernisasi: Tinjauan Filosofis dan Historis
https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai/article/view/235
<p>Penelitian ini mengkaji pergeseran dan tantangan paradigma pendidikan Islam dalam menghadapi arus modernisasi. Di tengah penetrasi nilai-nilai modern yang bercorak sekuler, rasional-empiris, dan materialistis, institusi pendidikan Islam dihadapkan pada dilema fundamental: antara mempertahankan otentisitas tradisi atau mengadopsi modernitas secara kritis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) yang bersifat filosofis-historis, penelitian ini menganalisis akar persoalan yang sering kali termanifestasi dalam bentuk dikotomi keilmuan pemisahan antara ilmu-ilmu agama (ulum al-din) dan ilmu-ilmu umum (ulum al-dunya). Analisis historis menunjukkan bahwa respons pendidikan Islam terhadap modernitas bervariasi, mulai dari sikap rejektif-konservatif, apologetik-akomodatif, hingga sintesis-integratif. Secara filosofis, problem utama terletak pada benturan epistemologis antara pandangan dunia Tauhid (Tauhidic worldview) yang bersifat teosentris dan epistemologi modern yang antroposentris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi superfisial seperti penambahan mata pelajaran agama pada kurikulum sekuler atau sebaliknya tidak memadai. Diperlukan sebuah rekonstruksi paradigmatik menuju model pendidikan Islam yang integratif-holistik. Paradigma ini tidak hanya menyatukan ilmu naqliyyah dan aqliyyah dalam satu kerangka kurikulum, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai Islam sebagai landasan aksiologis dalam seluruh proses pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merekomendasikan model integrasi ilmu yang diinspirasi oleh gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan (Al-Attas) dan Integrasi-Interkoneksi (Amin Abdullah) sebagai kerangka kerja konseptual untuk membangun paradigma pendidikan Islam yang relevan dan transformatif di era kontemporer.</p>Ika YulistinaYulianti YustinaAbdullah Abdullah
##submission.copyrightStatement##
2025-08-172025-08-17111826Kontribusi Pendidikan Islam dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Etika Syariah
https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai/article/view/236
<p>Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk paradigma ekonomi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Etika syariah menekankan nilai-nilai keadilan, kejujuran, tolong-menolong, dan keberlanjutan yang sangat relevan dalam mengembangkan sistem ekonomi modern. Artikel ini bertujuan menganalisis kontribusi pendidikan Islam dalam menanamkan kesadaran etis serta mendorong praktik ekonomi yang berbasis pada maqashid al-syariah. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, menganalisis literatur terkait pendidikan Islam dan ekonomi syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berperan dalam: (1) internalisasi nilai etika bisnis syariah; (2) pengembangan sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang ekonomi syariah; (3) pembentukan budaya ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial; serta (4) penguatan kelembagaan ekonomi berbasis syariah. Kesimpulannya, pendidikan Islam merupakan fondasi utama dalam mewujudkan ekonomi syariah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan umat</p>Erwina Kartika DeviNelly AgustrianiRicha Suciningtyas
##submission.copyrightStatement##
2025-08-172025-08-17112734Membangun Sekolah Dasar yang Inklusif dan Ramah Anak: Strategi dan Implementasi
https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai/article/view/237
<p>Pendidikan dasar memiliki peran strategis sebagai fondasi dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan keterampilan sosial anak. Sekolah dasar yang inklusif dan ramah anak bukan hanya menyediakan akses pendidikan yang setara bagi semua peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan fisik, emosional, dan sosial mereka. Konsep sekolah inklusif menekankan penerimaan keberagaman serta adaptasi kurikulum, metode, dan fasilitas agar dapat diakses semua siswa. Sementara itu, sekolah ramah anak fokus pada pemenuhan hak anak, perlindungan dari kekerasan, serta pemberian ruang partisipasi aktif dalam proses belajar. Artikel ini membahas secara komprehensif strategi pembangunan sekolah dasar inklusif dan ramah anak, mulai dari kebijakan, pelatihan guru, pengembangan kurikulum, hingga partisipasi orang tua dan komunitas. Selain itu, artikel ini menyoroti tantangan implementasi serta solusi praktis yang relevan dengan konteks pendidikan di Indonesia.</p>Delvia MuharammahNovita Sari
##submission.copyrightStatement##
2025-08-172025-08-17113542