Gerakan PAUD Sarolangun: Efektivitas Kebijakan Kolaboratif dalam Meningkatkan Akses dan Mutu Layanan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan kolaboratif dalam meningkatkan akses dan mutu layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sarolangun. Latar belakang studi ini berangkat dari tantangan pelaksanaan PAUD di daerah dalam kerangka desentralisasi, di mana disparitas mutu dan akses layanan masih terjadi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap berbagai pemangku kepentingan PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kolaboratif, seperti penguatan peran Pokja Bunda PAUD, pelaksanaan Gerakan Ayo ke PAUD, serta Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat, ketersediaan layanan, dan kualitas proses pembelajaran. Namun, tantangan seperti keterlibatan desa yang belum optimal dan kualitas guru yang belum merata masih menjadi hambatan utama. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya kesinambungan koordinasi lintas sektor dan penguatan kapasitas tenaga pendidik sebagai kunci keberlanjutan kebijakan PAUD di daerah
Downloads
Copyright (c) 2024 Septariani Septariani, Agung Sebudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
The author who published his manuscript in the Al Mujaddid Humaniora Journal (JALHu) agrees to the following conditions:
The copyright in each article belongs to the author, and the author acknowledges that JALHu has the right as the party that publishes for the first time with a license: Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits anyone to copy and redistribute this material in any form or format, modify, modify, and make derivative works of this material for any purpose, including commercial purposes, so long as they credit the author of the original work. Authors can also enter writing separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (for example: sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Al Mujaddid Humaniora (JALHu).


