Pembinaan Kedisiplinan Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Merangin
Abstract
Manajemen Pembinaan kedisiplinan peserta didik di MAN 1 Merangin, merupakan program yang ditepat dilakukan oleh pihak sekolah yang merupakan indikator dari suatu penilaian hasil belajar siswa pada ranah penilaian sikap. Upaya guru untuk meningkatkan kedesiplinan siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Merangin adalah Guru menjadi contoh tauladan bagi siswa ketika berada di sekolah memiliki sikap disiplin dengan datang tepat waktu. Membantu siswa mengembangkan pola perilaku untuk drinya maka guru memahami keadaan dan berusaha untuk melayani berbagai kebutuhan yang berbeda pada siswa, memberlakukan Tata Tertib yang Jelas dan tegas jika ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi, Sikap disiplin akan terwujud ketika ada peraturan yang jelas dan tegas. Komunikasi interaktif antara guru dan orang tua peserta didik, memahami karakteristik siswa, latar belakang siswa, dukungan dan kerjasama orang tua, dukungan dan perhatian peserta didik merupakan penunjang penegakan disiplin di MAN 1 Merangin.
Downloads
Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
The author who published his manuscript in the Al Mujaddid Humaniora Journal (JALHu) agrees to the following conditions:
The copyright in each article belongs to the author, and the author acknowledges that JALHu has the right as the party that publishes for the first time with a license: Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits anyone to copy and redistribute this material in any form or format, modify, modify, and make derivative works of this material for any purpose, including commercial purposes, so long as they credit the author of the original work. Authors can also enter writing separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (for example: sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Al Mujaddid Humaniora (JALHu).


