Pendidikan Karakter Anak dan Dampak Terhadap OrangTua
Abstrak
Pendidikan karakter anak sangat dibutuhkan supaya kelangsungan kehidupan di negri ini lebih beradap,sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945,pendidikan anak adalah salah satu upaya bangsa ini untuk mencegah terkikisnya etika anak jaman now yang terkesan tanpa beban dalam melakukan kesalahan,anak adalah ujung tombak harapan bangsa yang sedang berkembang ini,karena usia anak yang menginjak remaja atau yang dalam istilah pra pubertas sangatlah rentan akan perbuatan yang menyimpang,sifat rasa ingin tau yang tinggi dan cenderung ingin mencoba inilah sering membuat anak usia pra pubertas terjerumus dalam narkoba dan kejahatan lainya,maka dipandang perlu yang namanya pendidikan karakter ini dimasukkan dalam kurikulum pendidikan Nasional,anak adalah amanat kita sebagai seorang pendidik atau orang tua atau orang yang lebih dewasa daripada mereka,dengan pendidikan karakter insyaAllah paling tidak kita bisa meminimalisir keterjerumusan anak.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
The author who published his manuscript in the Al Mujaddid Humaniora Journal (JALHu) agrees to the following conditions:
The copyright in each article belongs to the author, and the author acknowledges that JALHu has the right as the party that publishes for the first time with a license: Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits anyone to copy and redistribute this material in any form or format, modify, modify, and make derivative works of this material for any purpose, including commercial purposes, so long as they credit the author of the original work. Authors can also enter writing separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (for example: sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Al Mujaddid Humaniora (JALHu).


