Rekonstruksi Sejarah Pemikiran Akidah Islam: Dialektika Antara Rasionalisme Dan Tradisionalisme Dalam Perspektif Filsafat Sejarah

  • Tiara Angelina Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Fadhilah Insani Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Ilhamzah Ilhamzah Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Desi Rahma Nuri Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Ela Irnanda Institut Islam Al Mujaddid Sabak
Keywords: Sejarah Akidah, Teologi Islam, Filsafat Sejarah, Rasionalisme, Tradisionalisme

Abstract

Kajian sejarah pemikiran akidah Islam tidak hanya merekam perkembangan aliran teologi, tetapi juga memperlihatkan dinamika intelektual umat dalam merespons perubahan sosial, politik, dan budaya. Perdebatan antara rasionalisme (Mu'tazilah) dan tradisionalisme (Ahl al-Hadis, Asy'ariyah, dan Maturidiyah) menjadi tema sentral yang membentuk konstruksi ilmu akidah sejak masa klasik hingga kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi sejarah perkembangan pemikiran akidah Islam melalui perspektif filsafat sejarah, dengan menempatkan dialektika kedua arus besar tersebut sebagai proses historis yang saling memengaruhi dan tidak linear. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis dan filosofis. Data bersumber dari literatur primer dan sekunder seperti kitab klasik, buku akademik, serta jurnal bereputasi, yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan interpretasi historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah akidah Islam merupakan produk dialektika dinamis antara pendekatan rasional dan tradisional. Perbedaan metodologi dalam memahami wahyu tidak hanya melahirkan pertentangan, melainkan menghasilkan sintesis intelektual yang diperkaya oleh dinamika kekuasaan, sains, interaksi budaya Yunani, dan tuntutan zaman. Rekonstruksi ini menegaskan bahwa sejarah akidah adalah proses intelektual yang fleksibel, yang berkontribusi penting dalam membentuk pemikiran Islam yang moderat, kontekstual, serta relevan bagi masyarakat modern

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. A. (2012). Islamic studies di perguruan tinggi: Pendekatan integratif-interkonektif. Pustaka Pelajar.
Arkoun, M. (2002). The unthought in contemporary Islamic thought. Saqi Books.
Azra, A. (2013). Jaringan ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara abad XVII dan XVIII (Edisi Revisi). Kencana.
Collingwood, R. G. (1994). The idea of history (Revised ed.). Oxford University Press.
Fakhry, M. (2004). A history of Islamic philosophy (3rd ed.). Columbia University Press.
Frank, R. M. (1994). Beings and their attributes: The teaching of the Basrian school of the Mu'tazila in the classical period. State University of New York Press.
Griffel, F. (2009). Al-Ghazali's philosophical theology. Oxford University Press.
Gutas, D. (1998). Greek thought, Arabic culture: The Graeco-Arabic translation movement in Baghdad and early Abbasid society. Routledge.
Hallaq, W. B. (2009). An introduction to Islamic law. Cambridge University Press.
Hegel, G. W. F. (1977). Phenomenology of spirit (A. V. Miller, Trans.). Oxford University Press. (Original work published 1807).
Hitti, P. K. (2002). History of the Arabs (10th ed.). Palgrave Macmillan.
Hodgson, M. G. S. (1974). The venture of Islam: Conscience and history in a world civilization (Vol. 1). The University of Chicago Press.
Ibn Khaldun. (2005). The Muqaddimah: An introduction to history (F. Rosenthal, Trans.). Princeton University Press.
Ibn Taymiyyah. (1995). Majmū' al-fatāwā (Vol. 3). King Fahd Complex for the Printing of the Holy Qur'an.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi sejarah (2nd ed.). Tiara Wacana.
Madjid, N. (1992). Islam: Doktrin dan peradaban. Paramadina.
Martin, R. C. (Ed.). (1997). Defenders of reason in Islam: Mu'tazilism and rational theology from medieval school to modern symbol. Oneworld Publications.
Nasution, H. (1986). Teologi Islam: Aliran-aliran, sejarah, analisa perbandingan. UI Press.
Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. The University of Chicago Press.
Van Ess, J. (2017). The flowering of Muslim theology. Harvard University Press.
Watt, W. M. (1973). The formative period of Islamic thought. Edinburgh University Press.
Wolfson, H. A. (1976). The philosophy of the Kalam. Harvard University Press.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Published
2025-10-23
How to Cite
Angelina, T., Insani, F., Ilhamzah, I., Nuri, D., & Irnanda, E. (2025). Rekonstruksi Sejarah Pemikiran Akidah Islam: Dialektika Antara Rasionalisme Dan Tradisionalisme Dalam Perspektif Filsafat Sejarah. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 11(2), 197-205. Retrieved from https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/JALHu/article/view/322