Aliran-Aliran Pemikiran dalam Islam: Sejarah, Karakteristik, dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern

  • Abel Tasman Septiendra UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Samin Batubara UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Irwan Indra Saputra UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Azyra Balqis UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Asmarita Asmarita UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Herlin Herlin UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Marulitua Halomoan Siahaan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Edwin Jatmiko UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Yudi Hariyanto UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Keywords: Pemikiran Islam, Aliran Islam, Sejarah Islam, Islam Kontemporer.

Abstract

Artikel ini membahas aliran-aliran pemikiran dalam Islam dengan menekankan aspek sejarah kemunculan, karakteristik utama, serta relevansinya dalam kehidupan modern. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas bahwa keragaman pemikiran Islam sering dipahami secara fragmentaris dan bahkan dianggap sebagai sumber perpecahan, padahal secara historis justru merupakan kekuatan intelektual peradaban Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dinamika lahirnya berbagai aliran pemikiran Islam, kontribusinya terhadap perkembangan teologi dan peradaban, serta signifikansinya dalam merespons tantangan kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-analitis dan historis-konseptual terhadap sumber-sumber klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran-aliran pemikiran Islam lahir sebagai respons intelektual terhadap konteks sosial, politik, dan moral zamannya, serta berkontribusi besar dalam membentuk tradisi teologi, filsafat, dan spiritualitas Islam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keragaman aliran pemikiran Islam bukanlah kelemahan, melainkan modal intelektual strategis untuk membangun pemikiran Islam yang moderat, kontekstual, dan relevan di era modern

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Afghani, J. (1995). Risalah al-Ummah al-Islamiyyah. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Farabi. (1985). Al-Madina al-Fadila. Beirut: Dar al-Mashreq.

Abduh, M. (1999). Risalat al-Tawhid. Cairo: Al-Maktabah al-Tijariyyah.

Ibn Sina. (2000). Al-Shifa (The Healing). Tehran: Institute for Islamic Philosophy.

Suhrawardi, S. (1986). Hikmat al-Ishraq. Tehran: Markaz-e Nashr-e Ketab.

Hallaq, W. B. (2009). An Introduction to Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press.

Hourani, A. (1991). A History of Islamic Philosophy. London: Routledge.

Nasr, S. H. (2007). Islamic Philosophy from Its Origin to the Present: Philosophy in the Land of Prophecy. Albany: State University of New York Press.

Esposito, J. L. (2003). The Oxford Dictionary of Islam (2nd ed.). Oxford: Oxford University Press.

Kecia, A. (2011). Islamic Theology: Classical and Contemporary Trends. Princeton: Princeton University Press.

Rahman, F. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press.

Published
2025-12-21
How to Cite
Septiendra, A. T., Batubara, S., Saputra, I. I., Balqis, A., Asmarita, A., Herlin, H., Siahaan, M. H., Jatmiko, E., & Hariyanto, Y. (2025). Aliran-Aliran Pemikiran dalam Islam: Sejarah, Karakteristik, dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 11(2), 149-154. Retrieved from https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/JALHu/article/view/258

Most read articles by the same author(s)