Transformasi Pemikiran Islam dari Masa Pra-Islam hingga Awal Kenabian: Analisis Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Moral Masyarakat Arab
Abstract
Artikel ini mengkaji transformasi pemikiran Islam dari masa pra-Islam hingga awal kenabian Nabi Muhammad SAW dengan menitikberatkan pada analisis kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan moral masyarakat Arab. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas masyarakat Arab pra-Islam yang mengalami krisis akidah, ketimpangan sosial, eksploitasi ekonomi, serta degradasi nilai kemanusiaan, meskipun memiliki capaian tertentu dalam aspek budaya dan perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ajaran Islam hadir sebagai kekuatan transformatif dalam merespons realitas tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan historis-analitis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Islam pada masa awal kenabian tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga mengandung dimensi sosial, ekonomi, dan moral yang mampu merekonstruksi struktur masyarakat Arab secara gradual dan kontekstual. Islam menegaskan prinsip tauhid sebagai fondasi perubahan, yang kemudian melahirkan nilai keadilan, kesetaraan, dan solidaritas sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa transformasi pemikiran Islam merupakan proses historis yang komprehensif dan berkelanjutan, yang menjadi dasar pembentukan peradaban Islam yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan universal.
Downloads
References
Al-Qur’an. (n.d.). Al-Qur’an (Surah Ibrahim, 35).
Al-Mubarakfuri, S. (2003). Ar-Raheeq Al-Makhtum (The Sealed Nectar). Riyadh: Darussalam.
Ali, A. Y. (2006). The Holy Qur’an: Text, Translation and Commentary. Brentwood: Amana Publications.
Ibn Hisham. (2000). Sirah Nabawiyah (A. Guillaume, Trans.). Lahore: Sh. Muhammad Ashraf. (Original work published 8th century)
Ibn Ishaq. (1955). Sirah Rasul Allah (A. Guillaume, Trans.). Oxford: Oxford University Press.
Watt, W. M. (1974). Muhammad at Mecca. Oxford: Clarendon Press.
Watt, W. M. (1961). Muhammad at Medina. Oxford: Clarendon Press.
Esposito, J. L. (2003). The Oxford History of Islam. Oxford: Oxford University Press.
Hourani, A. (1991). A History of the Arab Peoples. London: Faber and Faber.
Lapidus, I. M. (2014). A History of Islamic Societies (3rd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Nasr, S. H., Dagli, C. K., Dakake, M. M., Lumbard, J. E. B., & Rustom, M. (Eds.). (2015). The Study Quran: A New Translation and Commentary. New York: HarperOne.
Saeed, A. (2006). Islamic Thought: An Introduction. London: Routledge.
Copyright (c) 2025 Sarto Mariduk Panjaitan, Samin Batubara, M Windi, A Bastari, Suandi Permanata, Deliyus Eka Saputra, Yudha Bhara Anoraga Putra, Meiltra Eka L, Maharani Hijriyati Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
The author who published his manuscript in the Al Mujaddid Humaniora Journal (JALHu) agrees to the following conditions:
The copyright in each article belongs to the author, and the author acknowledges that JALHu has the right as the party that publishes for the first time with a license: Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits anyone to copy and redistribute this material in any form or format, modify, modify, and make derivative works of this material for any purpose, including commercial purposes, so long as they credit the author of the original work. Authors can also enter writing separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (for example: sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Journal of Al Mujaddid Humaniora (JALHu).


