Edukasi Literasi Dasar bagi Anak Putus Sekolah Melalui Mobile Learning di Daerah Terpencil

  • Nurjali Nurjali Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Juptafia Juptafia Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Febriansyah Febriansyah Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Rini Rini Institut Islam Al Mujaddid Sabak
  • Suhariyanto Suhariyanto Institut Islam Al Mujaddid Sabak
Keywords: literasi dasar, anak putus sekolah, mobile learning, daerah terpencil

Abstract

Tingkat putus sekolah di daerah terpencil masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan pendidikan nasional. Rendahnya akses terhadap fasilitas belajar dan minimnya tenaga pendidik mengakibatkan banyak anak tidak mampu mencapai kemampuan literasi dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengimplementasikan program mobile learning sebagai sarana edukasi literasi dasar bagi anak-anak putus sekolah di daerah terpencil. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan aplikasi, uji coba lapangan terbatas, dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mobile learning mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar sebesar 35% dari kondisi awal, ditunjukkan melalui peningkatan skor tes membaca dan menulis sederhana. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran berbasis gawai karena sifatnya yang interaktif dan fleksibel. Penelitian ini menegaskan bahwa mobile learning dapat menjadi solusi alternatif dalam memperluas akses pendidikan inklusif di wilayah yang sulit dijangkau oleh layanan pendidikan konvensional

References

Aprilianti, V., & Harkeni, A. (2021). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Ketimpangan Wilayah di Provinsi Jambi. Jurnal Khazanah Intelektual, 5(2), 1142–1160.

Asmaida, A., & Saputra, R. S. (2025). Pengaruh Faktor Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Tempat Tinggal Terhadap Pendidikan Anak Nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal MeA (Media Agribisnis), 10(1), 72–86.

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268.

Fia, O. A., Musthofa, M. A., & Devi, E. K. (2024). Analisis Pembiayaan Modal Kerja Terhadap Pertumbuhan Usaha Nasabah PT. Fifgroup Muara Sabak: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(2), 100–105.

Haines, A. (2014). Asset-based community development. In An introduction to community development (pp. 67–78). Routledge.

Islam, M. P., & Padang, I. B. (2022). Manajemen Layanan Pembelajaran Anak Usia Dini berbasis ICT pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4067–4076.

Kuswanto, K., Abidin, Z., Pestano, R. D., & Ikhlas, M. (2024). Critical Thinking, Literacy, and Numeracy as Factors in STEM: Madrasah Student Learning. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 19(1), 99–114.

Kuswanto, K., Fajanela, J. V., & Abidin, Z. (2024). Learning Technology Increases the Perception of Online Learning. Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 88–98.

Leaman, O. (2016). The Qur’an: A Philosophical Guide. Bloomsbury Publishing.

Musthofa, M. A. (2025). Madrasah Teacher Management in Enhancing Students’ Understanding of Religious Moderation. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 7(2), 782–798.

Musthofa, M. A., & Ali, H. (2021). Faktor yang mempengaruhi berpikir kritis dalam pendidikan Islam di Indonesia: Kesisteman, tradisi, budaya. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 3(1), 1–19.

Robikhah, A. S. (2018). Paradigma pendidikan pembebasan paulo freire dalam konteks pendidikan agama islam. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 1(01), 1–16.

Statistik, B. P. (2020). Indeks pembangunan manusia. Retrieved Februari, 18.

Sukmana, O. (2022). Literasi dan Peran Aktor Pemberdaya Dalam Proses Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas di Kampung Wolulas, Malang. Sosio Konsepsia. Sosio Konsepsia, 291–305.

Sutiani, A. D., Mustofa, M. A., Fatimah, S., Devi, E. K., & Wargo, W. (2025). Financing by PT PNM as an instrument for MSME economic empowerment: A case study in Parit Culum I. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Indonesia, 10(1), 93–97.

Published
2025-08-29