Paradigma Pendidikan Islam dalam Arus Modernisasi: Tinjauan Filosofis dan Historis

  • Ika Yulistina SMP Negeri 1 Gondang
  • Yulianti Yustina Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Abdullah Abdullah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Keywords: Paradigma Pendidikan Islam, Modernisasi, Filosofi Pendidikan, Dikotomi Ilmu, Integrasi Ilmu, Epistemologi Islam.

Abstract

Penelitian ini mengkaji pergeseran dan tantangan paradigma pendidikan Islam dalam menghadapi arus modernisasi. Di tengah penetrasi nilai-nilai modern yang bercorak sekuler, rasional-empiris, dan materialistis, institusi pendidikan Islam dihadapkan pada dilema fundamental: antara mempertahankan otentisitas tradisi atau mengadopsi modernitas secara kritis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) yang bersifat filosofis-historis, penelitian ini menganalisis akar persoalan yang sering kali termanifestasi dalam bentuk dikotomi keilmuan pemisahan antara ilmu-ilmu agama (ulum al-din) dan ilmu-ilmu umum (ulum al-dunya). Analisis historis menunjukkan bahwa respons pendidikan Islam terhadap modernitas bervariasi, mulai dari sikap rejektif-konservatif, apologetik-akomodatif, hingga sintesis-integratif. Secara filosofis, problem utama terletak pada benturan epistemologis antara pandangan dunia Tauhid (Tauhidic worldview) yang bersifat teosentris dan epistemologi modern yang antroposentris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi superfisial seperti penambahan mata pelajaran agama pada kurikulum sekuler atau sebaliknya tidak memadai. Diperlukan sebuah rekonstruksi paradigmatik menuju model pendidikan Islam yang integratif-holistik. Paradigma ini tidak hanya menyatukan ilmu naqliyyah dan aqliyyah dalam satu kerangka kurikulum, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai Islam sebagai landasan aksiologis dalam seluruh proses pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merekomendasikan model integrasi ilmu yang diinspirasi oleh gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan (Al-Attas) dan Integrasi-Interkoneksi (Amin Abdullah) sebagai kerangka kerja konseptual untuk membangun paradigma pendidikan Islam yang relevan dan transformatif di era kontemporer.

References

Al–Attas, S. M. N. (2014). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Penerbit UTM Press.
Arif Musthofa, M., & Ali, H. (2021). Factors Influencing Critical Thinking in Islamic Education in Indonesia: System, Tradition, Culture. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 3(1), 1–19.
Azra, A. (1999). The Transmission of al-Manar’s Reformism to the Malay-Indonesian World: The Cases of al-Imam and al-Munir. Studia Islamika, 6(3).
Azra, A. (2014). Reforms in Islamic education: A global perspective seen from the Indonesian case. Reforms in Islamic Education: International Perspectives, 59.
Fikri, M. A. (2024). Pendidikan Islam dan Pembentukan Identitas Muslim di Era Globalisasi. Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 149–156.
Hajjaj, W. A., Munip, A., & Nurjali, N. (2024). The role of communication in developing leadership and teamwork in schools. Indonesian Journal of Education (INJOE), 4(3), 821–833.
Idris, M. (2013). Reformasi Pendidikan Islam di Indonesia. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 12(1), 32–52.
Kuswanto, K., Abidin, Z., Pestano, R. D., & Ikhlas, M. (2024). Critical Thinking, Literacy, and Numeracy as Factors in STEM: Madrasah Student Learning. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 19(1), 99–114.
Kuswanto, K., Fajanela, J. V., & Abidin, Z. (2024). Learning Technology Increases the Perception of Online Learning. Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 88–98.
Munip, A. (2024). Ilmu dalam Tinjauan Filsafat: Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 10(1), 49–58.
Musthofa, M. A. (2025). Madrasah Teacher Management in Enhancing Students’ Understanding of Religious Moderation. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 7(2), 782–798.
Musthofa, M. A., Yamin, M., & Badarussyamsi, B. (2023). Implementation of the Kullīyat al-Mu ‘allimīn Al-Islāmīyah Curriculum in Improving the Quality of Graduates in Islamic Boarding School. Journal of Educational Research, 2(2), 365–376.
Rouf, M. (2016). Memahami tipologi pesantren dan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam Indonesia. Tadarus, 5(1), 68–92.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Suyatno, S. (2015). Sekolah Islam Terpadu Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Al-Qalam, 21(1), 1–10.
Waston, W. (2016). Pemikiran epistemologi Amin Abdullah dan relevansinya bagi pendidikan tinggi di Indonesia. Profetika: Jurnal Studi Islam, 17(01), 80–89.
Whittington, R. (1992). Putting Giddens into action: Social systems and managerial agency. Journal of Management Studies, 29(6), 693–712.
Widayani, H. (2020). Neomodernisme Islam dalam Perspektif Fazlur Rahman. El Afkar, 9(1), 85–100.
Published
2025-08-17