Pengaruh Faktor Lingkungan terhadap Struktur dan Komposisi Komunitas : Literatur Review
Abstract
Perubahan faktor lingkungan seperti suhu, cahaya, kelembapan, salinitas, pH, kualitas tanah, serta tekanan antropogenik memberikan pengaruh besar terhadap struktur dan komposisi komunitas organisme di berbagai ekosistem. Faktor-faktor tersebut tidak hanya menentukan dominansi spesies dan tingkat keanekaragaman, tetapi juga membentuk pola distribusi, zonasi, dan stabilitas komunitas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh faktor lingkungan terhadap struktur dan komposisi komunitas melalui metode literature review dengan menelaah artikel nasional dan internasional yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa variasi lingkungan, meskipun kecil, dapat mengubah struktur vegetasi darat, menggeser pola dominansi mangrove, serta memengaruhi komposisi plankton, ikan, dan makrozoobentos melalui perubahan parameter fisik-kimia air. Ketidakstabilan lingkungan cenderung menurunkan keanekaragaman dan keseragaman komunitas. Dengan adanya temuan ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan merupakan pengendali utama pembentukan struktur dan komposisi komunitas, sehingga pemahaman mendalam terhadap variabel ini penting bagi pengelolaan ekosistem dan konservasi berkelanjutan.
References
Arwin, L. S. I., & Chairul. (2023). Analisis Vegetasi Tegakan Pohon di Kawasan Hutan Kota Bukit Langkisau Painan, Pesisir Selatan. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 11(1), 1-6. https://doi.org/10.25077/jbioua.11.1.1-6.2023
Fitriana, N., Yuliana, E., & Supriatna, A. (2021). Analisis struktur komunitas fitoplankton dan hubungannya dengan parameter lingkungan di Sungai Cisadane. Limnotek, 28(1), 56–65.
Handayani, H., & Ahmed, Y. (2022). Studi analisis struktur dan komposisi vegetasi Hutan Kota Cibubur dan Hutan Kota Patriot. Metrik Serial Teknologi dan Sains, 3(2), 109-114.https://doi.org/10.51616/teksi.v3i2.356
Hotimah, K., Sondak, C.F.A., Tilaar, S.O., Wagey, B.T., Rumengan, A.P., & Mantiri, D.M. (2024). Struktur Komunitas Mangrove di Desa Ponto Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 12(2), 59–71. https://doi.org/10.35800/jplt.12.2.2024.57803
Lestari, W., Prabowo, R., & Hidayati, N. (2020). Hubungan faktor oseanografi terhadap struktur komunitas ikan karang di Perairan Karimunjawa. Jurnal Ilmu Kelautan Tropis, 5(3), 112–121.
Nursanti, N., Adriadi, A. A., & Sai’in, S. I. (2021). Komponen faktor abiotik lingkungan tempat tumbuh puspa (Schima wallichii DC. Korth) di kawasan hutan adat Bulian Kabupaten Musirawas. Jurnal Silva Tropika, 5(2), 438–445. https://doi.org/10.22437/jsilvtrop.v5i2.14566
Putri, S. A., Arianto, W., & Oktoyoki, H. (2024). Struktur dan Komposisi Vegetasi Hutan Pegunungan Bagian Atas Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba. Journal of Global Forest and Environmental Science, 4(1), 1–12.
Radja, C. H., Toruan, L. N. L., & Kangkan, A. L. (2023). Variabel Kondisi Lingkungan pada Ekosistem Mangrove di Kota Kupang. JVIP, 4(1), 19-28. http://dx.doi.org/10.35726/jvip.v4i1.1740
Rembulan, R., Safitri, I., & Sofiana, M. S. J. (2025). Struktur Komunitas Mangrove di Desa Jeruju Besar Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Oseanologia, 4(2), 66-74. https://doi.org/10.26418/jose.v4i2.95770
Risma Pratiwi, Henni Wijayanti Maharani, Putu Cinthia Delis & Agustin Hari Mahardika (2022). Karakteristik Struktur Komunitas Mangrove di Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang, Banten. Journal of Fisheries and Marine Research, 6(3), 412–421. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2022.006.02.2
Rosminah, M., Ginting, M. S., Sari, S. P., Marimpan, L. S., Nabilah, R., Noviana, L., Nahas, A. E., Hasibuan, H. S., Heraningsih, S. F., Pertiwi, N., Sofian, A., Pramatana, F., Hutagalung, W. L. C., & Yunus, A. (2024). Ekologi dan Ilmu Lingkungan. Yayasan Kita Menulis.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Setiarno, S., Hidayat, N., Bambang, T. A., & Luthfi, M. S. (2020). Komposisi Jenis dan Struktur Komunitas serta Keanekaragaman Jenis Vegetasi di Areal Cagar Alam Bukit Tangkiling [Composition, Astructure and Plants Diversity in Nature Reserves of Bukit Tangkiling]. Jurnal Hutan Tropika, 15(2), 150–162. DOI: 10.36873/jht.v15i2.2170
Sundoko, A., Suhanda, D., Tumembouw, S. S., Wanimbo, E., Rahardi, W., Putriani, R. B., Harahap, M. A., Prabowo, N. W., & Ferlin, A. (2025). Ekosistem Estuari: Dinamika, Keanekaragaman Hayati dan Konservasi. Kamiya Jaya Aquatic
Syahrial, S., Larasati, C. E., Saleky, D., & Isma, M. F. (2020). Komunitas Fauna Makrozoobentos di Kawasan Reboisasi Mangrove Kepulauan Seribu: Faktor Lingkungan, Distribusi, Ekologi Komunitas, Pola Sebaran dan Hubungannya. Acta Aquatica, 7(2). DOI:10.29103/aa.v7i2.2456.
Waruwu, J. C., & Harefa, M. (2025). Analisis Pengamatan Ekosistem Perairan Tergenang. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 2(1), 159-164.
Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971

.png)
.png)


