Implementasi Media Film Kemerdekaan Dalam Meningkatkan Literasi Sejarah Peserta Didik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media film kemerdekaan dalam meningkatkan literasi sejarah peserta didik. Rendahnya minat peserta didik terhadap pembelajaran sejarah menjadi tantangan utama dalam proses pendidikan, terutama pada era digital yang ditandai dengan dominasi media visual dan hiburan berbasis teknologi. Film kemerdekaan dipandang sebagai media pembelajaran yang mampu menghadirkan suasana belajar lebih kontekstual, menarik, dan bermakna karena memadukan unsur audio visual dengan narasi sejarah perjuangan bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada peserta didik dan guru mata pelajaran sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media film kemerdekaan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap peristiwa sejarah, memperkuat kemampuan interpretasi sumber sejarah, serta menumbuhkan sikap nasionalisme dan apresiasi terhadap perjuangan para pahlawan. Selain itu, penggunaan film dalam pembelajaran juga meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelas dan memperkuat kemampuan berpikir kritis terhadap peristiwa sejarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media film kemerdekaan memiliki peran penting sebagai alternatif inovasi pembelajaran sejarah yang relevan dengan karakteristik generasi digital.
References
Aman. 2011. Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Hamalik, Oemar. 2014. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasan, Said Hamid. 2012. Pendidikan Sejarah untuk Memperkuat Pendidikan Karakter. Bandung: Rizqi Press.
Kochhar, S. K. 2008. Pembelajaran Sejarah: Teaching of History. Jakarta: Grasindo.
Arif Musthofa, M., & Ali, H. (2021). Factors Influencing Critical Thinking in Islamic Education in Indonesia: System, Tradition, Culture. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 3(1), 1–19.
Kuswanto, K., Abidin, Z., Pestano, R. D., & Ikhlas, M. (2024). Critical Thinking, Literacy, and Numeracy as Factors in STEM: Madrasah Student Learning. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 19(1), 99–114.
Kuswanto, K., Fajanela, J. V., & Abidin, Z. (2024). Learning Technology Increases the Perception of Online Learning. Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 88–98.
Musthofa, M. A. (2025). Madrasah Teacher Management in Enhancing Students’ Understanding of Religious Moderation. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 7(2), 711–727.
Musthofa, M. A., & Ali, H. (2021). Faktor yang mempengaruhi berpikir kritis dalam pendidikan Islam di Indonesia: Kesisteman, tradisi, budaya. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 3(1), 1–19.
Musthofa, M. A., Yamin, M., & Badarussyamsi, B. (2023). Implementation of the Kullīyat al-Mu ‘allimīn Al-Islāmīyah Curriculum in Improving the Quality of Graduates in Islamic Boarding School. Journal of Educational Research, 2(2), 365–376.
Munadi, Yudhi. 2013. Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Referensi.
Musfiqon. 2012. Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Sadiman, Arief S., dkk. 2014. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Sanjaya, Wina. 2016. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Susanto, Heri. 2014. Seputar Pembelajaran Sejarah: Isu, Gagasan, dan Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Uno, Hamzah B. 2016. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Widja, I Gde. 1989. Dasar-Dasar Pengembangan Strategi serta Metode Pengajaran Sejarah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Wineburg, Sam. 2006. Berpikir Historis: Memetakan Masa Depan, Mengajarkan Masa Lalu. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

.png)
.png)


